Sejauh pemikiranku
Dia takkan pernah melepasmu
Dia takkan pernah berhenti mencinta
Jika hanya keberadaanmu dibutuhkan
Tidakkah kau sadari selama ini
Sejauh penglihatanku
Apa ini masih bisa disebut hubungan yang sehat?
Tak begitu banyak manfaat yang kau dapat
Justru beban teramat sangat
Kau banyak memberi tapi penerimaan tak sepadan
Kau meminta tapi malah dipinta secara tak seimbang
Apakah kau tak menyadari hubunganmu adalah beban?
Sejauh penglihatan yang kutangkap
Sejauh pendengaranku
Dia lebih memilih mendengar piranti mati
Daripada mendengarmu yang tetap saja berdiri
Sampai kapan penduaan ini terus berlangsung
Sungguh opini memperdengarkan
Bahwa penduaan tak manusiawi secara kronis adalah sama menyakitkannya
Tidakkah kesakitan itu ingin kau hilangkan
Kau terlalu baik dan tak layak diperlakukan seperti ini
Sejauh perasaanku
Janganlah kau terjebak cinta buta semacam ini
Belum apapun kau seperti diperbudak, ah, maaf perkataan ini sungguhlah kasar
Janganlah kau kalut oleh pemikiran cinta semacam ini
Telah diketahui,
Kau bertahan karena masih ada rasa keyakinan dalam dirimu
Itu sejauh yang aku tahu
Tapi sampai kapan kau kan bertahan dengan cara keyakinan seperti ini
Waktu terus memburu dan mengikuti tiap langkah
Hidup menuntut kita melangkah maju
Dan berhenti hanya ketika keputusan hendak terambil
Tapi kau sendiri terjebak dalam langkah statis
Tidakkah kau mencoba melangkah maju meninggalkan kestatisan
Mungkinkah sebuah bantuan diperlukan disini?
Maaf, terlalu lama aku tak tega melihat ini
Terlalu lama sejauh yang tak kau tahu
Sebuah penyangkalan yang pernah ada
Hanyalah bentuk kesalahan pemikiran
Yang nyatanya, pemikiranku semuala adalah seperti ini
Maaf, rasa simpatikku dan peduliku tumbuh semacam ini
Begitu ingin membantumu keluar dari lingkaran kestatisan
Maaf ini sebuah kelancangan,
Aku jadi tak bisa mendefinisikan
Apakah ini hak dan amanahku
Maaf untuk etika semacam ini
Sungguh nampak,
Aku egois untuk perasaan semacam ini
Aku tak beretika untuk adab pertemanan
Tapi sejauh keinginanku
Ingin kubantu dirimu menjadi lebih baik
Mungkinkah ruang pergerakan ini ada?
Mungkin ia mencintaimu karena membutuhkanmu
Tapi aku membutuhkanmu karena mencintaimu
Maaf untuk teman...
Maaf untuk cinta...
Sejauh yang aku tahu, inilah perasaanku saat ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar